Senin, 12 Desember 2011

Filosofi Cinta

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya,
“Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?”
Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana.
Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali,
kemudian ambillah satu saja ranting.
Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap
paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.
Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”

Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik).
Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut.
Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting - ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi,
jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya
“Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”


Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,
“Apa itu perkawinan?
Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan sana.
Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh)
dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja.
Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang
paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”
Plato pun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong.
Jadi di kesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini.
Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya“

Gurunyapun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”


Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan.
Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.
Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat
dimundurkan kembali.
Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.
Terimalah cinta apa adanya.


Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta.
Adalah proses mendapatkan kesempatan,
ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya,
Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan
perkawinan itu, karena sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.

Kamis, 01 Desember 2011

10 Kisah Cinta Paling Terkenal

Kisah cinta merupakan perpaduan kasih antara 2 manusai antara pria dan wanita yang ingin menjalin kasih dan sayang penuh bahagia hinga ajal menjemput. nah berikut ini ada 10 Kisah Cinta Paling Terkenal di dunia kisah apa aja itu simak tulisan berikut ini.
Kisah Cinta
Kisah Cinta

1.Romeo dan Juliet
Romeo and Juliet adalah sebuah tragedi karya William Shakespeare,yang berada pada abad ke16. Tragedi ini mengisahkan sepasang mempelai muda yang saling jatuh cinta namun terhalang karena kedua keluarga mereka saling bermusuhanyang berakhir pada kematian kedua sepasang kekasih yang saling mencintai.kisah cinta ini mungkin paling terkenal di dunia sampai sekarang.
2.Peter Abelard dan Heloise
Petrus Abelard dan Heloise, abad ke12, Perancis. Teolog dan dosen Abelard berusia masih 17 tahun dan merupakan guru dari Heloise . Diam-diam mereka menikah, tapi paman heloise mengetahui dan menyuruhnya dikebiri. namun Terlambat dan mereka sudah punya anak. mereka Dipisahkan oleh keluarga dan gereja, ia masuk biara, ia menjadi seorang biarawan, dan surat-surat cinta mereka masih ada. Mereka dikubur bersama-sama di Paris.
3.Shah Jahan dan Arjumand Bann Begum
Shah Jahan dan Arjumand Begum Bann, abad ke17, India. karena kesedihan akibat istri tercintanya meninggal dunia pada umur 39 saat melahirkan anak 14 mereka,ia menugaskan para bawahannya untuk membangun taj mahal agar sang istri dapat selalu dikenangnya. Putranya kemudian memenjarakannya dan dia menghabiskan sisa hidupnya menatap ke luar jendela kamarnya di Taj, sambil merindukan Arjumand.
4.Kermit dan Miss Piggy
Kermit dan Miss Piggy, abad ke20, Amerika. miss piggy adalah pusat perhatian semua mahluk di sesame street.Miss piggy cinta berat sama kermit yang sangat kontradiksi sama dirinya kecil,lemah dan sangat sederhana.Saking sayangnya Miss Piggy sama kermit sampai sering tidak sadar akibat perwujudan rasa sayangnya dia justru malah menyiksa kermit.
5.Robert dan Elizabeth Barrett Browning
Robert dan Elizabeth Barrett Browning, Abad 19, Inggris. Elizabeth Barrett merupakan pujangga pada era Pergerakan Romantis, ia lahir pada tahun 1806 di Coxhoe Hall, Durham, Inggris. Browning dan Barrett, yang enam tahun lebih tua dari Browning, saling berkirim surat hingga mencapai jumlah 574 pucuk surat selama 20 bulan. Kisah cinta mereka yang pahit karena tidak mendapat restu dari ayah Barrrett .elain tidak mendapat restu orangtua, meraka juga diuji dengan keadaan Barrett yang menderita kelainan paru-paru akut. Untuk mengurangi rasa sakit yang ia derita, ia harus mengkonsumsi morfin sepanjang hidupnya. Pada tahun 1846, mereka memutuskan untuk menikah dan menetap di Florensia, Italia di mana kesehatan Barrett membaik dan ia melahirkan seorang putra bernama Robert Wideman Browning (Pen). Ayahnya tidak pernah berbicara lagi dengannya sejak saat itu. Karya Barrett “Sonnets from the portuguesse”, ia dedikasikan untuk suaminya dan ditulis secara diam-diam sebelum ia menikah dan diterbitkan pada tahun 1850,merupakan karya yang dibbilang bisa menyandingi karya shakespeare.
6.Tristan dan Isolde
Tristan dan Isolde, 12th Century, Inggris, Perancis, Jerman. Cerita ini mengisahkan lika-liku percintaan segitiga antara Tristan-Isolde-King Marke. Kisah yang diangkat dari jaman Medieval ini ternyata merupakan sebuah legenda yang ditulis ama seseorang bernama Thomas pada tahun 1165. cerita tentang seorang ksatria yang melepaskan cinta sejatinya untuk sang raja telah diceritakan dalam banyak bentuk. Meskipun mereka sudah berbeda, mereka tetap setia dan cinta kepada satu sama lain, dan bersatu kembali dalam kematian.
7.Rhett Butler dan Scarlett OHara
Cerita klasik karya Margaret Mitchell ini merupakan salah satu cerita paling romantis sepanjang masa. Kisah cinta antara Rhett Butler dan Scarlett O’Hara yang begitu menyentuh, tak lekang waktu, dan tetap melekat di hati setiap penggemarnya.cerita ini begitu rumit tentang cinta segitiga antara rhett,scarlet dan ashley.
8.Cinderella dan Prince Charming
Cinderella dan Pangeran Tampan, 17th Century, Perancis. Berdasarkan legenda Eropa Timur, pola dasar dari cinta romantis adalah untuk mengirim pesan kepada para wanita bahwa jika mata Anda tetap terbuka, suatu hari nanti pangeran yang anda idam2kan Anda akan datang.
9.Dante Alighieri dan Beatrice
Dante terkenal sebagai sastrawan era Renaissance dari Italia. Ia lahir dari keluarga kaya, dan hidup sebagai perwira, politikus, filsuf, pujangga, pengusaha dan kekasih yg ideal.
Dante menemukan cinta sejatinya ketika ia baru berumur 9 taon, dan ce pujaannya, Beatrice, baru berumur 8 taon. Cinta Dante pada Beatrice adalah love at first sight. Walaupun demikian, ia dan Beatrice lalu berpisah selama 9 taon, dan bahkan Beatrice akhirnya kimpoi dgn pria lain dalam usia muda, dan Dante juga kimpoi dgn orang laen dlm usia muda.
Itu semua bukan problem bagi Dante. Dante bahkan memberi nama Beatrice utk anak gadisnya. Ketika Beatrice, wanita yg dikaguminya meninggal, Dante sangat terpukul dan memutuskan utk berhenti menulis.
Tetapi Beatrice kemudian muncul dalam mimpinya. Dalam mimpi itu, Beatrice berkata bahwa cinta sejati adalah abadi, tidak bisa diputuskan oleh maut. Dante, dipengaruhi oleh arwah Beatrice, akhirnya sadar bahwa ia punya tugas utk mengajarkan pada orang lain bahwa cinta sejati ala Dante & Beatrice adalah inti kehidupan dunia ini.
10.Guinevere and Lancelot
cerita perselingkuhan tentang king arthur ,guinevere dan lancelot.cerita ini telah berulang kali difilmkan dan merupakan cerita yang tragis yang berakhir pada kematian lancelot.

Mengharukan 'Kisah Dari Sebuah Kesetiaan Sampai Ajal Menjemput'



"Sampai maut memisahkan kami."Norma and Gordon Yeager membuktikan janji setia mereka yang terucap saat upacara pernikahan suci pada 1939. Setelah 72 tahun membangun hubungan rumah tangga harmonis, mereka menghembuskan napas pada hari yang sama.

Pekan lalu, keduanya terlibat dalam sebuah kecelakaan fatal. Dengan kondisi tangan masih saling berpegangan, mereka dilarikan ke unit gawat darurat di sebuah rumah sakit di Amerika Serikat.

Dirawat di ruang intensive care unit (ICU) pegangan tangan mereka tak lepas. Mereka dirawat di dua tempat tidur yang sengaja dirapatkan. Hanya, kondisi mereka tak kunjung membaik.

Masih memegang tangan Norma, Gordon akhirnya menyerah. Pria itu berhenti bernapas, meski layar monitor jantung masih memperlihatkan grafik kerja jantung. "Pada dasarnya, karena mereka berpegangan tangan, jadi debar jantung pasangannya masih terekam di monitor," kata seorang perawat saat melihat sejumlah keluarga bingung melihat apa yang terjadi.

Tepat satu jam kemudian, Norma pun menyerah. Ucapan sang perawat terbukti karena monitor tak lagi memperlihatkan grafik detak jantung. "Pasangan ini saling mencintai begitu dalam, sehingga seolah mereka tak ingin terpisah," kata Donna Sheets, putri tertua mereka.

Keluarga sangat terharu melihat kesetiaan pasangan itu. Mereka memutuskan tak akan melepas pegangan tangan mereka selamanya. Mereka menempatkan jasad Norma dan Gordon dalam satu peti yang sengaja dipesan khusus, sehingga pegangan tangan tak lepas. Setelah kremasi, abu jenazah mereka juga dicampur sebagai simbol cinta abadi.

Mencoba Ikhlaskan Cintaku Untuk Mu

Tangis ku
bukanlah untuk menjadi penghambat
kebahagiaan cintamu
tapi melainkan doa untuk mu

cinta ku
cinta ku untukmu ckuplah aku dan tuhanku
yang tau, tuhanku yang menjaga cintaku
untukmu jika kita berjodoh tak perlu kawatir akan
hal yang terjdi saat ini
sebab jodoh tidakan pergi kemana...

sakit ku
sakitku bukan karna iri melihat
kebahagiaan cintamu untuknya
melaikan karena kebodohan diriku
yang tak berani tuk mengungkapkan isi
htiku padamu

maaf jika ku kini
mlah ingin memiliki dirimu
tpi memng benar kini kusedih
karena kau tinggal

jaganlah terlalu baik dan perhatian lagi
terhadapku sbab itu menyakitkan untukku
berilah waktu untukku tuk jadi aku yang dulu,,,

MENYEMBUHKAN TRAUMA CINTA MASA LALU

Sebuah pertanyaan yang sering saya terima melalui SMS adalah dari sahabat pembaca yang mengalami penyesalan mendalam akibat dosa besar yang pernah ia lakukan dengan pacarnya, dan malangnya setelah kejadian yang berulang kali dilakukan itu, kemudian si cowok kabur dan meningkalkannya begitu saja. Seolah habis manis sepah dibuang… Sungguh tidak bertanggung jawab!
Sahabat saya tersebut sering menangis sedih, merasa berdosa, menyesal, dan kadang menganggap diri hina. Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan karena  tidak akan menyelesaikan masalah.
Oleh karena itulah, sebelumnya telah saya posting artikel berjudul “Bahaya Pergaulan Bebas: Nikmat Sesaat, Menyesal Selamanya”. Dan kali ini saya akan sharing, bagaimana menyembuhkan trauma cinta masa lalu akibat kesalahan fatal dalam berpacaran seperti di atas agar terbangun kembali konsep diri yang positif. Mungkin juga di antara teman pembaca ada yang mengalami hal di atas sehingga tulisan ini bisa bermanfaat.
Memang sangat disayangkan jika peristiwa di atas terjadi pada kita atau teman di sekitar kita. Hal ini terjadi karena kurang hati-hati dalam menjaga diri, lemahnya iman, dan juga kebebasan yang disalahgunakan. Tapi apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur… Daripada menangis dan meratapi nasib, lebih baik mari ambil cabai, bawang, merica, dan bumbu-bumbu lainnya agar jadi bubur special.
Saya yakin kasus di atas banyak terjadi pada muda-mudi generasi sekarang ini. Beberapa peneliti juga sudah pernah meneliti gejala ini, yakni parahnya pergaulan bebas. Namun bagi pelaku yang menyesal dan ingin kembali ke jalan yang benar, berikut kiat-kiat yang semoga bisa membantu agar harga diri yang mungkin pernah hancur bisa kembali dibangun dan segera bangkit dari keterpurukan.
1. Bertaubatlah, karena Allah Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat
Pacaran memang lebih mendekatkan dosa dan maksiat, itu tidak bisa dipungkiri mengingat aktivitas ini sering berujung pada perbuatan dosa besar yang merenggut kesucian sang gadis. Namun seperti kasus di atas, semua sudah terlanjur terjadi. Tidak bisa diputar ke belakang untuk diperbaiki. Tidak ada manusia di dunia ini yang bersih dari dosa. Bahkan ulama sekalipun, tidak dijamin tidak pernah berbuat salah. Untuk itu, kembalilah ke jalan yang benar. Jangan ulangi perbuatan itu lagi. Dan percayalah bahwa Allah Maha Pengampun dan Penerima Taubat; yang penting kita mau benar-benar bertaubat dan tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi. Selagi napas masih di kandung badan, itu artinya kita masih diberi kesempatan untuk kembali ke jalan-Nya.
2. Ambil hikmah dari kesalahan dan segera perbaiki diri
Kesalahan yang sudah terlanjur terjadi kalau hanya disesali dan ditangisi tidak akan ada manfaatnya. Itu tidak akan menyelesaikan masalah. Coba renungkan, pasti di balik itu semua ada pelajaran atau hikmah yang bisa Anda ambil. Mungkin pengalaman itu akan jadi pelajaran paling berharga dalam hidup Anda, jika Anda bisa mengambil hikmahnya. Kemudian jadikan itu sebagai momentum untuk memperbaiki diri. Banyak orang yang telah mengalami kepahitan hidup dan masa lalu yang kelam justru kemudian mendapat pencerahan dan menjadi pribadi yang luar biasa. Misalnya Ustadz Jefry al Bukhari, bukankah dulu beliau juga punya masa lalu yang kelam ketika terjerat narkoba…?
Untuk itu, ambillah hikmah dari setiap kesalahan yang kita lakukan dan lakukan introspeksi dan perbaikan diri. Selama matahari masih terbit dari timur, tentu masih ada harapan dan masa depan yang lebih baik untuk kita. Don’t give up!
3. Yakinlah akan ada  seseorang yang mau menerima Anda apa adanya
Mengalami kejadian buruk seperti itu mungkin akan timbul perasaan diri hina dan tak berharga, terutama jika kita memulai sebuah hubungan baru dengan orang lain yang lebih baik dan bertanggung jawab, tidak seperti pacar yang tidak berperasaan itu. Setelah menghisap madu terus kabur. Mungkin kita merasa tidak pantas lagi untuk siapa pun lelaki yang mendekati kita. Atau ragu bahwa masih ada yang mau menerima kita apa adanya. Meskipun perasaan itu dibenarkan, namun hendaknya jangan menjadi putusan seolah Anda narapidana yang telah hancur.
Sebagaimana kenyataan bahwa tidak ada manusia yang sempurna, demikianlah diri Anda pada kenyataannya. Dan pasti ada seseorang yang mengerti hal ini. Pasti ada seseorang yang mau memaafkan perbuatan dosa Anda setelah melihat kesungguhan Anda memperbaiki diri dan kembali ke jalan yang diridloi-Nya. Percayalah, akan ada seseorang yang mau menerima Anda apa adanya! Jadikanlah itu salah satu doa Anda. Mohonlah kepada Sang Pencipta agar Anda dipertemukan dengan orang yang akan menjadi pengobat luka Anda, bisa menerima Anda apa adanya, dan menjadi imam bagi Anda menjalani sisa hidup ini agar penuh makna.
4. Bangkitlah dan wujudkan cita-citamu
Segala keterpurukan bukanlah sebuah akhir dari kisah hidup ini, kecuali Anda berhenti mencoba untuk bangkit dan menyongsong hari esok yang penuh harapan. Kesalahan bisa menjadi berkah jika Anda mau melakukan perubahan. Bangkitlah! Kuburlah masa lalu Anda yang kelam itu. Tataplah hari esok dengan optimisme.
Tentu Anda masih punya segudang impian yang belum Anda raih. Bangkitlah, dan wujudkan cita-citamu! Jika Anda mau berjuang mewujudkan impian dan bangkit dari segala keterpurukan, niscaya akan ada kebahagiaan baru yang menghampirimu. Biarlah orang yang telah menyakitimu lahir-batin menyesal telah menyia-nyiakanmu. Sekarang adalah saat yang tepat untuk menjadikan segalanya lebih baik dan bermakna!
Sekian dulu apa yang dapat saya sampaikan. Semoga uraian di atas bermanfaat untuk sahabat semua. Memang masa lalu tidak bisa kita ubah, namun kabar baiknya kita masih diberi kesempatan untuk mengubah masa sekarang dan yang akan datang dengan perbuatan dan cinta yang lebih bermakna.
Salam sukses dan bahagia!

Mencari Cinta Sejati

Kesedihan dan lara tiba tiba menggunjang jiwa
Kepergiannya membuat raga seolah tak bernyawa
Ada ada gerangan dengan jiwa..
Hidupnya hampa tanpa kekasih yang selalu dipuja..
Ego yang ada terkadang membuat raga meronta.
Mengkesampingkan perasaan jiwa yang tengah terluka
Membiarkan raga mendominasi dirinya
Tanpa memperdulikan kesedihan dan luka
(lagi…)
Diterbitkan di: on 20 Oktober 2009 at 8:20 am  Komentar (68)  

Cinta..tak pernah habis waktu untuk memikirkanmu

Kata-kata itu selalu terngiang ditelingaku, semua hal yang terjadi melintas difikiranku. Emang benar, saat memikirkan seseorang yang kita cintai, tak kan pernah habis waktu untuk itu. Hal itu juga membuat kita bisa kembali bersamangat dalam menjalani hidup.
Menikmati hari-hari yang terasa penuh dengan beraneka warna.
Cinta….sungguh anugrah yang terindah yang diberikan Sang Pecipta pada makhluknya, tanpa cinta tak akan ada kedamaian didalam dunia.
(lagi…)
Diterbitkan di: on 20 September 2007 at 5:00 am  Komentar (231)  

Aku ingin menikah Bang!!!

Aku ingin menikah bang!!! Itu awal dari suratnya…membuat jantungku berdekap kencang, lalu ku baca surat itu perlahan.
Aku ingin menikah bang!!!
Bukan karena aku ingin melakukan hal yang selama ini dilarang oleh agama, tapi aku ingin menikmati pernikahan itu sendiri.

Aku tau tak mudah untuk menjalani sebuah pernikahan, suatu ikatan erat yang tak bisa dimainkan layaknya orang yang berpacaran. Tapi aku inginkan itu, aku ingin menikmati susahnya menjadi seorang istri, mempunyai anak dan mengurus mereka..aku suka akan hal itu dan aku akan menganggapnya sebagai suatu ibadah karena ada tantangan yang harus aku lalui, disamping menjalankan roda rumah tangga juga berkarir untuk diriku sendiri.
(lagi…)
Diterbitkan di: on 19 September 2007 at 8:42 am  Komentar (203)  

Entah apa yang terjadi????

Saat ku mulai merasakan kenyamanan didalam ruang lingkup kerjaku, kini aku mulai terusik dengan hal-hal yang pada awalnya tidak ku perdulikan.
Konflik yang terus meradang di lingkungan ini sungguh sangat membuatku gerah dan tak nyaman.
Saling menjatuhkan, perebutan posisi sampai menyudutkan orang lain. segala rumor yang beredar membuatku muak untuk ada dikantor ini.
(lagi…)
Diterbitkan di: on 19 September 2007 at 5:05 am  Komentar (15)  

Dia Datang kembali…

Setelah beberapa bulan menghilang, dia hadir kembali…kedatangannya sungguh sangat tidak diduga, menbawa suara tangis dan airmata, juga kerusakan dimana-mana.
Gempa bumi itulah dia, nama yang cukup santer belakangan ini yang menjadi sebuah traumatik bagi siapa yang mendengarnya.
Kedatangannya mengubah segalanya, memporak-porandakan seluruh kota yang dilaluinya, menyisakan reruntuhan bangunan yang tah kapan akan kembali seperti semula.
(lagi…)

Masalah Pendidikan di Indonesia

Peran Pendidikan dalam Pembangunan

Pendidikan mempunyai tugas menyiapkan sumber daya manusia unuk pembangunan. Derap langkah pembangunan selalu diupayakan seirama dengan tuntutan zaman. Perkembangan zaman selalu memunculkan persoalan-persoalan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Bab ini akan mengkaji mengenai permasalahan pokok pendidikan, dan saling keterkaitan antara pokok tersbut, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangannya dan masalah-masalah aktual beserta cara penanggulangannya.

Apa jadinya bila pembangunan di Indonesia tidak dibarengi dengan pembangunan di bidang pendidikan?. Walaupun pembangunan fisiknya baik, tetapi apa gunanya bila moral bangsa terpuruk. Jika hal tersebut terjadi, bidang ekonomi akan bermasalah, karena tiap orang akan korupsi. Sehingga lambat laun akan datang hari dimana negara dan bangsa ini hancur. Oleh karena itu, untuk pencegahannya, pendidikan harus dijadikan salah satu prioritas dalam pembangunan negeri ini.

Pemerintah dan Solusi Permasalahan Pendidikan

Mengenai masalah pedidikan, perhatian pemerintah kita masih terasa sangat minim. Gambaran ini tercermin dari beragamnya masalah pendidikan yang makin rumit. Kualitas siswa masih rendah, pengajar kurang profesional, biaya pendidikan yang mahal, bahkan aturan UU Pendidikan kacau. Dampak dari pendidikan yang buruk itu, negeri kita kedepannya makin terpuruk. Keterpurukan ini dapat juga akibat dari kecilnya rata-rata alokasi anggaran pendidikan baik di tingkat nasional, propinsi, maupun kota dan kabupaten.

Penyelesaian masalah pendidikan tidak semestinya dilakukan secara terpisah-pisah, tetapi harus ditempuh langkah atau tindakan yang sifatnya menyeluruh. Artinya, kita tidak hanya memperhatikan kepada kenaikkan anggaran saja. Sebab percuma saja, jika kualitas Sumber Daya Manusia dan mutu pendidikan di Indonesia masih rendah. Masalah penyelenggaraan Wajib Belajar Sembilan tahun sejatinya masih menjadi PR besar bagi kita. Kenyataan yang dapat kita lihat bahwa banyak di daerah-daerah pinggiran yang tidak memiliki sarana pendidikan yang memadai. Dengan terbengkalainya program wajib belajar sembilan tahun mengakibatkan anak-anak Indonesia masih banyak yang putus sekolah sebelum mereka menyelesaikan wajib belajar sembilan tahun. Dengan kondisi tersebut, bila tidak ada perubahan kebijakan yang signifikan, sulit bagi bangsa ini keluar dari masalah-masalah pendidikan yang ada, apalagi bertahan pada kompetisi di era global.

Kondisi ideal dalam bidang pendidikan di Indonesia adalah tiap anak bisa sekolah minimal hingga tingkat SMA tanpa membedakan status karena itulah hak mereka. Namun hal tersebut sangat sulit untuk direalisasikan pada saat ini. Oleh karena itu, setidaknya setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam dunia pendidikan. Jika mencermati permasalahan di atas, terjadi sebuah ketidakadilan antara si kaya dan si miskin. Seolah sekolah hanya milik orang kaya saja sehingga orang yang kekurangan merasa minder untuk bersekolah dan bergaul dengan mereka. Ditambah lagi publikasi dari sekolah mengenai beasiswa sangatlah minim.

Sekolah-sekolah gratis di Indonesia seharusnya memiliki fasilitas yang memadai, staf pengajar yang berkompetensi, kurikulum yang tepat, dan memiliki sistem administrasi dan birokrasi yang baik dan tidak berbelit-belit. Akan tetapi, pada kenyataannya, sekolah-sekolah gratis adalah sekolah yang terdapat di daerah terpencil yang kumuh dan segala sesuatunya tidak dapat menunjang bangku persekolahan sehingga timbul pertanyaan ,”Benarkah sekolah tersebut gratis? Kalaupun iya, ya wajar karena sangat memprihatinkan.”

Penyelenggaraan Pendidikan yang Berkualitas

”Pendidikan bermutu itu mahal”. Kalimat ini sering muncul untuk menjustifikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengenyam bangku pendidikan. Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) membuat masyarakat miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. Orang miskin tidak boleh sekolah.Untuk masuk TK dan SDN saja saat ini dibutuhkan biaya Rp 500.000, — sampai Rp 1.000.000. Bahkan ada yang memungut di atas Rp 1 juta. Masuk SLTP/SLTA bisa mencapai Rp 1 juta sampai Rp 5 juta.

Makin mahalnya biaya pendidikan sekarang ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). MBS di Indonesia pada realitanya lebih dimaknai sebagai upaya untuk melakukan mobilisasi dana. Karena itu, Komite Sekolah/Dewan Pendidikan yang merupakan organ MBS selalu disyaratkan adanya unsur pengusaha. Asumsinya, pengusaha memiliki akses atas modal yang lebih luas. Hasilnya, setelah Komite Sekolah terbentuk, segala pungutan uang kadang berkedok, “sesuai keputusan Komite Sekolah”.

Namun, pada tingkat implementasinya, ia tidak transparan, karena yang dipilih menjadi pengurus dan anggota Komite Sekolah adalah orang-orang dekat dengan Kepala Sekolah. Akibatnya, Komite Sekolah hanya menjadi legitimator kebijakan Kepala Sekolah, dan MBS pun hanya menjadi legitimasi dari pelepasan tanggung jawab negara terhadap permasalahan pendidikan rakyatnya.
Kondisi ini akan lebih buruk dengan adanya RUU tentang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP). Berubahnya status pendidikan dari milik publik ke bentuk Badan Hukum jelas memiliki konsekuensi ekonomis dan politis amat besar. Dengan perubahan status itu pemerintah secara mudah dapat melemparkan tanggung jawabnya atas pendidikan warganya kepada pemilik badan hukum yang sosoknya tidak jelas. Perguruan Tinggi Negeri pun berubah menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Munculnya BHMN dan MBS adalah beberapa contoh kebijakan pendidikan yang kontroversial. BHMN sendiri berdampak pada melambungnya biaya pendidikan di beberapa Perguruan Tinggi favorit.

Privatisasi dan Swastanisasi Sektor Pendidikan

Privatisasi atau semakin melemahnya peran negara dalam sektor pelayanan publik tak lepas dari tekanan utang dan kebijakan untuk memastikan pembayaran utang. Utang luar negeri Indonesia sebesar 35-40 persen dari APBN setiap tahunnya merupakan faktor pendorong privatisasi pendidikan. Akibatnya, sektor yang menyerap pendanaan besar seperti pendidikan menjadi korban. Dana pendidikan terpotong hingga tinggal 8 persen (Kompas, 10/5/2005).

Dalam APBN 2005 hanya 5,82% yang dialokasikan untuk pendidikan. Bandingkan dengan dana untuk membayar hutang yang menguras 25% belanja dalam APBN (www.kau.or.id). Rencana Pemerintah memprivatisasi pendidikan dilegitimasi melalui sejumlah peraturan, seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, RUU Badan Hukum Pendidikan, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pendidikan Dasar dan Menengah, dan RPP tentang Wajib Belajar. Penguatan pada privatisasi pendidikan itu, misalnya, terlihat dalam Pasal 53 (1) UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Dalam pasal itu disebutkan, penyelenggara dan/atau satuan pendidikan formal yang didirikan oleh Pemerintah atau masyarakat berbentuk badan hukum pendidikan.

Seperti halnya perusahaan, sekolah dibebaskan mencari modal untuk diinvestasikan dalam operasional pendidikan. Koordinator LSM Education Network for Justice (ENJ), Yanti Mukhtar (Republika, 10/5/2005) menilai bahwa dengan privatisasi pendidikan berarti Pemerintah telah melegitimasi komersialisasi pendidikan dengan menyerahkan tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan ke pasar. Dengan begitu, nantinya sekolah memiliki otonomi untuk menentukan sendiri biaya penyelenggaraan pendidikan. Sekolah tentu saja akan mematok biaya setinggi-tingginya untuk meningkatkan dan mempertahankan mutu. Akibatnya, akses rakyat yang kurang mampu untuk menikmati pendidikan berkualitas akan terbatasi dan masyarakat semakin terkotak-kotak berdasarkan status sosial, antara yang kaya dan miskin.

Hal senada dituturkan pengamat ekonomi Revrisond Bawsir. Menurut dia, privatisasi pendidikan merupakan agenda kapitalisme global yang telah dirancang sejak lama oleh negara-negara donor lewat Bank Dunia. Melalui Rancangan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP), pemerintah berencana memprivatisasi pendidikan. Semua satuan pendidikan kelak akan menjadi badan hukum pendidikan (BHP) yang wajib mencari sumber dananya sendiri. Hal ini berlaku untuk seluruh sekolah negeri, dari SD hingga perguruan tinggi.

Bagi masyarakat tertentu, beberapa PTN yang sekarang berubah status menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN) itu menjadi momok. Jika alasannya bahwa pendidikan bermutu itu harus mahal, maka argumen ini hanya berlaku di Indonesia. Di Jerman, Perancis, Belanda, dan di beberapa negara berkembang lainnya, banyak perguruan tinggi yang bermutu namun biaya pendidikannya rendah. Bahkan beberapa negara ada yang menggratiskan biaya pendidikan.

Pendidikan berkualitas memang tidak mungkin murah, atau tepatnya, tidak harus murah atau gratis. Tetapi persoalannya siapa yang seharusnya membayarnya? Pemerintahlah sebenarnya yang berkewajiban untuk menjamin setiap warganya memperoleh pendidikan dan menjamin akses masyarakat bawah untuk mendapatkan pendidikan bermutu. Akan tetapi, kenyataannya Pemerintah justru ingin berkilah dari tanggung jawab. Padahal keterbatasan dana tidak dapat dijadikan alasan bagi Pemerintah untuk cuci tangan.***

Kamis, 17 November 2011

Mengobati Sakit Karena Penghianatan Cinta

Pepatah bilang “Malang tak bisa ditolak, untung tak bisa dikejar.” Kadang hidup di dunia terasa seperti memecahkan satu misteri ke misteri lain. Misteri karena kita memang tak tahu apa yang terjadi di masa depan. Tak perlu jauh puluhan tahun ke depan, besok saja kita juga tak tahu.


Seperti saya alami beberapa waktu lalu. Bangun tidur di pagi hari terus mandi. Eh ternyata saluran pembuangan kamar mandi buntu. Lantainya menjadi banjir. Anehnya malamnya masih lancar. Dan ketika saya jalankan mobil, indikator mesin menunjukkan rusak. Aneh, sebelumnya tidak apa-apa.

Ternyata ketika mengetahui masalah saluran air pembuangan dan kerusakan mobil itu, ada 2 masalah lain yang muncul. Jadi ada 4 masalah muncul bersamaan. Remeh tapi menjengkelkan. Bikin sakit hati juga.

Namun saya sadar selama hidup di dunia permasalahan selalu ada. Yang dilakukan bukan bagaimana menghilangkan masalah atau menihilkan masalah. Tak mungkin! Yang harus kita lakukan adalah bagaimana menghadapi masalah sebaik mungkin. Ya sebaik mungkin. Karena kita juga tak tahu apakah solusi yang kita pakai juga tepat.

Setiap saat kita harus bersiap adanya masalah. Bukan kita berharap adanya masalah. Bukan. Tapi tidak menjadi kaget atau shock bila ada masalah. Apalagi sesuatu yang tidak sangka sebagai masalah. Seperti yang dialami oleh Ina.

~~~
Ina tak menyangka kekasihnya mengkhianatinya. Justru beberapa saat sebelum acara pengikatan cinta mereka. Yang lebih sakit lagi kekasihnya mengalihkan cinta pada Ita, sahabat karibnya. Seseorang yang menjadi yang telah dipercaya sepenuhnya.

Ina dan Ita bersahabat sejak kecil. Tak tahu kapan persisnya. Mungkin sejak keluarga mereka boyongan ke perumahan baru di daerah Rungkut. Mereka bertetangga dalam satu perumahan meski beda gang.

Mereka sudah akrab meski sekolah SD-nya beda. Namun sejak SMP mereka satu sekolah dan berlanjut ke SMA. Waktu kuliah juga satu universitas meski beda fakultas.

Tentu saja persahabatan yang terbentuk ini menjadi sangat kental. Mereka melakukan banyak hal bersama; bermain, menonton, belanja, bahkan berbagi rahasia tentang pacar mereka. Persahabatan mereka tak putus bahkan setelah mereka bekerja.

Kini Ina bekerja di sebuah perusahaan media massa. Sedangkan Ita bekerja di sebuah perusahaan manufaktur. Di tempat kerjanya ini, Ina mendapatkan kekasih. Sebut saja Arman. Dia teman kantornya.

Jalinan kasih yang dirajut mereka sangat serius. Sehingga mereka memutuskan mengikatnya secara resmi. Persiapan demi persiapan telah dilakukan. Mencari merchandise yang unik, mendesain undangan yang cantik, melihat lokasi tempat prosesi pernikahan dan lainnya.

Selama itu Ita teman akrab Ina sering ikut menemani mereka. Bahkan Ina menyuruh mereka berdua pergi menyiapkan sesuatu bila Ina berhalangan karena pekerjaan. Karena tak heran Ita juga akrab dengan Arman.

Namun ketika persiapan sudah semakin matang, masalah itu muncul. Seperti saya jelaskan di atas, kita tak berharap adanya masalah. Tapi masalah kadang muncul.

Arman ternyata berkhianat. Dia ternyata diam-diam mengalihkan cintanya ke Ita. Tentu saja berjalannya sangat lancar. Karena Ina tak curiga sedikit pun kalau mereka berdua berjalan bareng.

Satu kali pengkhianatan cinta sudah menyebabkan sakit hati yang sangat. Apalagi dua kali di waktu bersamaan! Sakitnya pasti tak terperikan. Untuk yang tak kuat mental, bisa fatal akibatnya.

Ina shock berat. Dia tak percaya kejadian ini. Bagaimana mungkin sahabat yang dipercaya melakukan seperti ini. Dia menangis berhari-hari. Berbulan-bulan dia menyesali takdirnya. Menyesali pindah ke perumahan itu sehingga ketemu Ita. Menyesali bekerja di perusahaan itu karena bertemu dengan Arman yang kemudian memisahkan persahabatan dengan Ina. Bahkan menyesali dilahirkan di dunia. Ingin rasanya mengakhiri hidup.

Dia tak tahu bahkan tak peduli apa yang akan terjadi esok. Sehari-hari dia murung mengurung diri di kamar. Keluarganya sudah rela mendukungnya dengan pindah rumah, karena tak mungkin lagi bertetangga dengan keluarga Ita. Jangan tanya dengan pekerjaan. Ina sudah mengundurkan diri. Karena pasti tak sanggup ketemu lagi dengan Arman termasuk gunjingan teman kantor.

Penghianatan Cinta

Cinta ga hanya mimpie... bila qt membiarkan cinta itu ada & membuatnya nyata.
so pasti lah,, bila di hianati akan terasa sakit.
maka dr itu jgn membiarkan cinta yang ada di sekeliling qt pergi begitu saja.
biarkan cinta itu akan tetap ada di hati.., meski qt tak bs memilikinya & tak harus memiliki..
biarkan cinta itu akan tetap tumbuh.
karena cinta telah cukup untuk cinta...

Kamis, 03 November 2011

CINTA PARASITISME

Cinta bilang cinta butuh pengorbanan tapi sebagian besar hanya satu belah pihak saja yang mau berkorban. memang tak logis tapi ini lah yang terjadi disekitar kita, tak semua orang rela berkorban untuk cntanya. kebanyakan hubungan cinta hanya dikuatkan olah satu tiang penyanggah saja yaitu nafsu belaka.Hubungan cinta yang dikaitkan dengan rasa berkorban meraka akan menyadari arti sebuah cinta dan kasih sayang, bukan karena nafsu belaka.